Monday, June 30, 2008

Ngambo'i

Ngambo'i itu bahasa Palembang untuk kata pamer. Ini mah cuma sekadar skrishut iseng2nya daku doang. Jangan pada ngiler yaa.. Ini sih termasuk biasa, kalo dulu mah bisa sampe 2 kali lipatnya loh. Dengan catatan trafik jaringan lagi gak padat.



Server t4 mengunduh : rapidshare

Thursday, June 26, 2008

[Again] Undangannya Temen, Elektro UNSRI angkatan 2002


Klik to large the picture...!!! Maaf buat temen2, gambarnya sedikit blur. Scannernya atau yg meng-scanning agak2 gimana gitu. kenyit

NB : Dilakukan dalam rangka menolong teman menyebar undangan via dunia maya, jadi jangan disangka ini undangan daku ya..!!! :ngacir:

Memberikan Perhatian Berarti Memberikan Energi

Fiuhhh tak terasa waktu sudah beranjak ke penghujung bulan, namun belum satu pun postingan tertuang di blog ku satu ini. Niat ngupdate mah ada terus, kesempatannya aja kali ya yang belum dapet ngeles mode on. sengihnampakgigi

Postingan kali ini pun isinya hanyalah sebuah kasus kutipan, diambil saat daku membaca The True Power of Water karya Masaru Emoto (MQ Publishing), ada yang pernah baca kah? Berikut kutipannya :

Sebuah keluarga yang berlangganan majalah kami, melakukan sebuah percobaan yang menarik. Mereka memasukkan nasi ke dua buah botol. Setiap hari selama satu bulan, seluruh anggota keluarga, bahkan anak-anak, mengatakan “Terima Kasih” ke salah satu botol, dan mengatakan, “Kamu bodoh” ke botol yang lain. Selanjutnya, mereka melihat perubahan yang terjadi pada nasi dalam kedua botol tersebut.

Setelah satu bulan, nasi yang dikatakan “Terima Kasih” membentuk fermentasi dengan bau alkohol yang khas, sedangkan nasi yang dipanggil dengan sebutan “Kamu bodoh” menjadi basi dan berwarna hitam. (Lihat Gambar)

Masaru menuliskan pengalaman keluarga tersbut dalam bukunya yang berjudul The Hidden Messages in Water, Vol. 1. Hasilnya, banyak keluarga lain di Jepang melakukan hal yang sama. Setiap keluarga yang mencoba percobaan tersebut melaporkan hasil yang sama dengan cerita tadi. Namun, ada satu keluarga yang melakukan percobaan dengan menambah variasi, yaitu dengan menambah satu botol lagi yang tidak mereka katakana apapun.

Menurut Anda, apa yang akan terjadi? Ternyata, nasi yang tidak dikatakan apa pun menjadi basi lebih cepat daripada nasi yang dikatakan “Kamu bodoh,” Hasil yang sama juga didapati oleh keluarga-keluarga lain yang mencoba. Tampaknya, diejek lebih baik daripada tidak dipedulikan.

The Hidden Messages in Water (Beyond Words Publishing, 2004)


Repro

Kiri : "Kamu bodoh" dan Kanan : "Terima Kasih"

Alangkah hebatnya efek kekuatan sebuah perkataan terhadap air bukan? memang terlihat simpel, namun bila diperhatikan dan dijalani, energi positif dari perkataan yang baik itu memang memberikan energi lebih terhadap si penerima perkataan. Finally, Waulohuallam Bishawab… sembah