Kala kembang setaman memesona mata.
Pesona warna lekuk indah nan rupawan.
Terselip satu di antara beberapa.
Menggoda hati selaksa jiwa membuncah karenanya.
Akankah kupetik dan kujamah indahnya?
Menyirami dahaga yang tak kunjung jua hilang.
Hanya Ia yang mampu penjadi penghalang.
Dan hanya Ia pula yang mampu menyatukan.
Aku dan kembang kan bersatu karenaNya. Aku dan kembang pun tak menyatu karenaNya. La Haula Wala Quwwata Illa Billah...
Gemericik rinai nan berisik di luaran
Mengiringi syahdu hati melewati untaian massa
Beriring dengkur dari yang terlelap
Waktu bagai pedang bermata dua
Pun dikala menikmati keheningan malam
Adakah terasa detik, menit dan jam terlampaui?
Tanpa kesan indah nan menawan
Nasihat dan pepatah tua terngiang di kala senja
Alangkah indah hidup mu bilamana kau telah berdamai dengan dirimu sendiri
From me to you, whoever you are.
00.00 151211
Subscribe to:
Posts (Atom)




