Tuesday, November 27, 2007

Potret Kreativitas Yang Tidak Pada Tempatnya

Setelah lama absen posting hasil jepretan, kali ini foto2 dibawah agak mengarah ke kritik sosial (cieeee).

As We know, Grafitti aka coretan2/gambar2 di dinding sekarang mulai mewabah di kota-kota besar di Indonesia, termasuk kota Palembang. Di sebagian sudut kota bisa terlihat grafitti menghiasi dinding2 pagar suatu bangunan. Lumayan kreatif sih malah sebagian ada yang bagus tapi ya itu pemilihan tempat or media kreativitas mereka2 itu yg kayaknya masih salah. Padahal apabila benar2 disedian tempat, atau menyediakan sendiri tempatnya, kreativitas mereka2 itu akan lebih terlihat enak dipandang mata. Hayooo siapa yg mo mulainya??? apa kah sang pelaku utama atau pihak2 yg "berwenang".

Lihat Skrinsut Klik aja selengkapnya












10 comments:

  1. Bener, kalo medianya asal-asalan ya jadinya bukan indah, tapi jorok.

    ReplyDelete
  2. Ya siy...
    tapi di my home sebenernya ada juga grafiti semacam itu, cuma gak terlalu keliatan lah :p

    ReplyDelete
  3. Contohnya ga keren sih Au.
    Makanya jadi jelek.
    Coba yah yg di foto yg keren2, di Palembang banyak kok nemu yg keren2 grafitinya. :D

    ReplyDelete
  4. @adityawirawan : setuju...

    @nadi' : emang dimana-mana ada di' ;p

    @nike : Hmmm nike bacanya sekilas yaa? yg jadi masalah kan tempat/medianya ke, bukan masalah gambarnya.

    ReplyDelete
  5. kereeen... (tapi ancur :p) mungkin karena tempatnya ga pas kali ya...
    btw, di lorongku, lorong margoyoso, depan pusri, juga ada grafitti yg menurutku menarik karena membuat pemandangan dinding di sisi lorong menjadi tidak membosankan :) *bukan aku yang nyoret*

    ReplyDelete
  6. wow salut jugo liat coretannyo,jujur..amah dak biso lukis2 kayak itu.tapi tempatnya bikin sakit mata

    ReplyDelete
  7. @idrus and ammah : nah pada setuju kan, emang yg jadi masalah cuma tempat ngegambarnya itu deh kayaknya.

    Pernah lihat di tipi, kalo di Jakarta malah emang ada tempat khusus bagi para pelukis grafitti nyalurin bakat seninya, berupa tembok di suatu lapangan, ada juga di tembok2 sepanjang kolong jembatan, hrsnya sih kita jg begitu, but who knows when it will be happen? :)

    ReplyDelete
  8. kalo saya sis setuju-setuju aja... grafiti adalah seni...dan seni iyu lahir dari jiwa si pembuat...cuma ada baiknya maknanya yg membawa kebaikanlah.... contohnya: tentang selamatkan alam, hindari narkoba... apa aja deh..?yg penting menyampaikan kebaikan.... banyak anak2 funk nulis band idolanya...orang awam kan bingung? kalo emang karena nge-fans.. yaaa ikut festival aja...jd anak band yg berprestasi

    ReplyDelete
  9. @jafis : masalah tempatnya yg sembarangan jg setuju mas?

    Grafiti yg bermakna kebaikan saya juga amat sangat setuju, parahnya kadang mlh kata2 kotor lah yg ditulis mereka2 itu, waduh waduhh.. GGK

    ReplyDelete
  10. susah ya klo seni mah abstark kadang kata kita ga bagus tapi kata yang pecinta seni bagus.grafiti sih uda merajalela ya di kota ini jadi bikin kota ini tambah jelek corat-coret sembarangan coba klo ada tempatnya sndri kayak di jogja klo ga salah keren tuh.

    ReplyDelete

Silakan cuap-cuap sepuas hati anda..!!!