Sunday, May 1, 2011

[Archives] October 2006

Archive for October, 2006


Jum’at Kelabu

Saturday, October 7th, 2006

Jum’at 6 Oktober 2006.

Datang pagi2 ke NC berharap hari ini mau chatting via YM, melakukan suatu conversation dengan seseorang yang baru dikenal dan akan diberi selamat atas suatu keberhasilannya. Tapi sayang, baru mulai chatting sebentar tahu2nya koneksi Internet di NC putus. Yang lebih sialnya lagi putusnya tuh ternyata seharian. "Waduhhh…baru mau mulai serius nih kok tiba2 keputus?" Yah nasib emang siapa yang tahu yaa?

So I do another job today, nginput data member, ngelayanin pertanyaan2 pelanggan dll. Tapi ada yang unik dibalik putusnya koneksi, ternyata pada salah satu PC ada MIRC (tau dong MIRC?) yang bisa jalan. Padahal daku sebenernya sama sekali tidak suka lagi chatting via MIRC sdh sekian lama MIRC tdk disentuh, tp untuk hari ini terpaksa lah. Jadi sesudah Jum’at an pada hari ini daku chatting lah via MIRC pada PC itu. Mulai say hi pd cewek2 (lumrah lah yaa kl cow mencari lawan chat cew di MIRC?), dan mulai kenalan dgn cew2 tsb. Dan seperti biasa pula di MIRC itu msh ada saja kebohongan2 yg biasa dilakukan chatter dlm hal identitas. Sepertiii biasa…

Ternyata lagi…ada satu cew yg ujung2nya malah jadi curhat. ceritanya menarik sekaligus tragis. Asyik chatting, ternyata hari sdh jam 3 dan anak2 pada ngajak pulang, ya sdh kebetulan jg tuh cew udah ngilang dari peredaran, tanpa pemisi lg (gak sopan bgt, he9..).

Untunglah hari jum’at yang kelabu ini tidak mejadi suram….

Created on : Oct, 7th 2006

6 Responses to “Jum’at Kelabu”

  1. IBNU Says:

    kadang dalam hidup ini terjadi hal2 yg diluar kehendak kita…dan keinginan kita……..

    itulah kehidupan…penuh dengan misterynya…hal-hal yang penuh kejutan….

    so..tetep semangeeeett…

    walaupun bintang jatuh ke bumi…langit terpecah dua…matahari menjadi dingin…akan selalu ada harapan-harapan baru buat orang2 yang yakin…….

  2. 'Aulia' Says:

    Waduhhh kak, jgn sampe bintang jatuh ke bumi, jangan sampe langit terpecah dua, dan jangan sampe matahari menjadi dingin dlm waktu dekat ini kl bisaa. Itu sih namanya kiamat dong :)
    Kita harus membawa bekal yang cukup dulu dong, iya nggak?

  3. Thia Says:

    Buseeett..soal chating ye.. hehehe…
    yo kalo itu bisa bikin jum’atnya au’ gak kelabu, jum’at depan chating lagi yaaaa…
    apa sih yang enggak buat aulia..
    hihihihi…

  4. 'Aulia' Says:

    Jum’at itu tetap kelabu mbak, tp tidak jd suram krn msh bs chatting. Hehhe… maksud yg terakhir apo tuh? halah..

  5. Thia Says:

    hmmm…yang terakhir itu simpulke sendiri yaaa.. hihihi..
    zzzzzz… awas disentot lebah.. hihihi..

  6. dWi Says:

    kalo gue sih asyik2 ajah……



Senandung Lagu Cinta

Sunday, October 8th, 2006

Astaghfirulloh hal adzim 3x

Ku berta’awudz
Kemudian ku ucapkan basmallah
Terkesan seperti akan bertilawah,
Namun tidak ku hanya bermunajat kepadaNya
Menunduk melemahkan diri dihadapNya
Memohon maaf atas segala dosa dan khilaf yang ku perbuat


Jauh di relung hati ini bertanya,
Apakah makna mencintai karena 4JJI?
Dan apakah makna mencintai dengan seizin 4JJI itu sesungguhnya?
Namun satu yang pasti ku sadari,
Menyukai sesuatu tidak berarti harus memiliki sesuatu tersebut

Aaaamiin ya robbal alamiin

Add on ahad, Ramadhan 22nd 1427 H (Minggu siang 14.00 WIB)

Alhamdulillah jawaban untuk pertanyaan diatas sudah terjawab.

Apakah makna mencintai karena 4JJI?

*4JJI dijadikan landasan/pondasi agar cinta tersebut dapat selamat, tidak saja didunia namun akherat pula*

Dan apakah makna mencintai dengan seizin 4JJI itu sesungguhnya?

*Dengan seizin 4JJI agar cinta tersebut mendapat ridhoNya, sehingga tercapailah apa yang kita tuju karena cinta tersebut*

Insya 4JJI bener yaa.. Tapi tetap segala kebenaran hanya milik 4JJI dan segala salah dan khilaf datangnya dari hambaNya.

Terima kasih untuk sesorang (ff) yang membukakan jalan sehingga jawaban pertanyaan tersebut bisa didapat.



IMAM

Tuesday, October 10th, 2006

Based on true story
Dikutip dari ceramah seorang ustadz (lupa namanya) pada saat perayaan Nuzulul Qur’an.
Diubah sedikit dengan gaya bahasa sang penulis :)

Tersebutlah suatu ketika di pedusunan/daerah yang jauh dari perkotaan akan diadakan sholat id (tidak dijelaskan idul fitri/idul adha). Imam yang dipilih saat itu adalah qori’ yg bacaannya lancar, bagus dan sudah berpengalaman menjadi Imam. Singkat kata sholat dimulai, sang Imam ini membaca basmallah lalu surat Sabbihismarobb……… Para makmum langsung mengucap Subhanalloh….Dalam hati sang Imam sadar bahwa ia telah melakukan kesalahan, tapi dia belum sadar apa sih salahnya. Kemudian sang Imam mengulang lagi bacaan suratnya Sabbihismarobb……kali ini dengan suara yang lebih keras dan lantang, tapi para makmum serentak mengucap Subhanalloh kembali…..sang Imam langsung terdiam kali ini agak lama masih bingung dimana letak kesalahan dia. Lama terdiam akhirnya ada seorang makmum yang posisinya agak jauh dari sang Imam berteriak "Al-Fatihah hoiiii…" (gedubrak!@#$%^) hehehe….ternyata itu toh salah sang Imam. Akhirnya sholat pun dibatalkan dan diulang kembali dari awal. Seorang Imam yg notabene adalah pilihan terbaik pun msh bisa melakukan kekhilafan dan kesalahan, jadi seorang Imam itu adalah manusia biasa yang tak lepas dari suatu kesalahan.

Cerita diatas mencerminkan seorang Imam itu seperti sopir bus dan para makmum adalah penumpangnya. Para penumpang boleh menegur sang sopir apabila ia salah/khilaf dan apabila sampai bbrp kali si sopir tsb tak sadar juga sebaiknyalah para penumpang turun saja dari bus itu. Dan berpindah ke lain bus (dalam hal ini berganti Imam yang lain)

Cerita yang unik menurutku, makna yang tersirat bisa diambil hikmahnya…. Amin..

2 Responses to “IMAM”

  1. ' Metty ' Says:

    wish…all the best 4 u…qt kan sama2 belajar…mencoba menjalani…dan mengerti….

  2. 'Aulia' Says:

    Thx bu’. as usuall : sama2 yaa… And chayooo for us…!!!



Deja Vu

Sunday, October 15th, 2006

Kata yang indah (menurut saya sih…), karena berasal dari negara yang indah pula (France kl gak salah). Dan juga alasan lainnya adalah mungkin saya pernah mengalaminya beberapa kali. Entah apa Deja Vu ini kata yang pas, tapi I just like this word.

Deja Vu bermakna pernah mengalami suatu kejadian/keadaan di masa lalu tapi sebenarnya terjadi di saat sekarang (nggak tahu nih pas nggak yah?). Baru2 ini yang saya ingat tentang nonton suatu film (yang judulnya tidak usah disebut karena malu…), diakhir cerita kok rasanya tahu ending cerita film itu (bener2 mirip dengan apa yang saya pikirkan). Entahlah ini termasuk Deja Vu or not.

7 Responses to “Deja Vu”

  1. dWi Says:

    hmmmmmmmmm….boleh juga nihhh….

  2. 'Aulia' Says:

    Apanya yang bolehh?

  3. dWi Says:

    hehehehehe…..kisah tragisnyaaa….bisa buat refensi novel dwi..hohohooh

  4. 'Aulia' Says:

    Opo toh yo? kok nggak ngudeng nih…
    Dak konkrit….konkrit dan konkrit nih…

  5. yunita Says:

    kalo dari komik yang aku baca…(dahulu kala).. deja vu itu pengalaman kita di kehidupan sebelumnya….bisa juga dari mimpi…
    Aku jg sering ngalamin yg ky itu… mungkin karena kemampuan otak kita yang luar biasa ini…hehe…

  6. 'Aulia' Says:

    Yups bisa juga seperti itu. Itu semua juga tak lepas dari kuasa Yang Maha Kuasa telah memberikan kita anugrah pemikiran yang ruarr… biasa. :D

  7. IBNU Says:

    de javu…berasal dari kata de dan javu….

    de artinya kembali…
    javu dari kata java artinya jawa…

    de javu artinya kembali kejawa..gawe lagi..cari sesuap nasi segelas susu….


In The Last Day Of Ramadhan

Monday, October 23rd, 2006

Tak terasa penghujung Ramadhan 1427 H ini telah sampai. Ada rasa lega, sedih dan senang di hari terakhir ini.

Lega karena urusan2 di penghujung Ramadhan bisa diselesaikan dengan baik, walau masih ada yang kurang, but at least I can say it success.

Sedih karena yaa tentu saja akan meninggalkan bulan yang penuh berkah dan ampunan ini dan tak tahu apa saya sudah menjalani Ramadhan ini dengan baik sehingga bisa kembali fitrah. Dan juga sekaligus memohon kepada Allah SWT agar dapat dipertemukan dengan Ramdahan yang akan datang (Aaaamiin…).

Senang karena akan merayakan hari kemenangan yang esok akan tiba, bersama seluruh keluarga besar berkumpul saling bermaaf-maafan, banyak makanan enak khas lebaran and tentu saja home made.

Akhirul kata, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1427 H bagi semua umat muslim didunia, Minal A’idin Wal Fa Idzin, Mohon Maaf lahir dan Batin atas semua kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Taqoballauloh Hu Minna Wa Minkum Taqobbal Yaa Kariim..

Created On Ramadhan Last Day, 1615 PM


Thank You Allah

Sunday, October 29th, 2006

Di hari pertama lebaran kegiatan standar seorang muslim pastilah sholat ied, and that’s what I do. Setelah itu in my place berkumpul keluarga besar dari sebelah ibu, saling bermaaf-maafan, lalu terus dilanjutin acara makan-makan hidangan khas lebaran di keluarga kami. Setelah acara
makan-makannya selesai para sanak saudara pulang ke rumahnya masing-masing untuk kemudian biasanya gantian my family yang mengunjungi (we called it sanjo in Palembang ^_^) ke rumah-rumah mereka.

Tapi sebelum sanjo ke rumah sanak famili tersebut, my dear mom asking me and my older sister to visited and checking my auntie at hospital. My auntie habis ngelahirin anak ke-3nya, anak yang diharap-harapkan karena cowok dan sebelumnya udah ada 2 cewek serta menjadi anak yang mahal karena satu-satunya yang melalui proses operasi cesar (karena terlilit tali pusar).

Nah disaat berdiam (kenapa berdiam? karena hampir 1/8 hariku dihabiskan di RS pada hari ini, sebagian pagi, sebagian sore dan sebagian malam) di RS inilah terlihatlah kuasa Allah tersebut. Disaat banyak orang bergembira merayakan hari kemenangan di luar sana tak sedikit pula yang merayakan hari pertama lebaran ini di rumah sakit. Baik itu si pasien, keluarga pasien, dokter dan perawat. Mereka harus rela untuk tidak berkumpul dengan keluarga besar mereka merayakan momen setahun sekali ini.

Nikmat Allah yang kita sebut kesehatan langsung terbersit di benak, alangkah indahnya nikmat itu terasa apalagi di special moment like this day. Semoga ujian yang diberikan kepada si sakit dan keluarga yang menunggunya bisa menguatkan mereka dan memberikan hikmah kepada mereka akan arti pentingnya kesehatan itu. Aaaamiin….

Like a song said : "Here we are it’s not a perfect world.." (Gak nyambung yah….he9..)

PS : Maaf kl bahasanya campur2, lagi moodnya gini sih. Yang penting asal british aja deh…^_^


Anonymous

Sunday, October 29th, 2006

It’s sometimes comfort to be an anonymous person
No one will recognize
No one will care
The existing one is a question mark "Who?"

I missed the time when I become an anonymous
I can play with their mind
I can play with their heart
Even I can be something for them

But, the time make me not so anonymously anymore
Coz I realize that can’t called a relationship
There must be knowing each other to become a friend

Dedicated to : All of my past,present and future anonymous friends like Dwi, Adek, Biah, Namaku9, Mb’Dini, Yuk’Tj, K’Syam, Mt dll.^_^

2 Responses to “Anonymous”

  1. -iChA- Says:

    uhmp…..anonymous…
    nice poetry…great job au
    maybe next time u can write another poetry…
    like this poetry…
    ANONYMOUS….

  2. 'Aulia' Says:

    Thx cha, but this poetry blm sebagus poetrynya si Icha loh..^_^




Another song lyric

Sunday, October 29th, 2006

Hanya Bermodal Cinta

By: Eric


Saat pertama kali ku dengar suaramu
Hati kecilku berkata ada sesuatu
Mungkinkah dia gadis terakhir untukku?
Yang selama ini kudambakan

*
Sampai akhirnya kukenal kau lebih jauh
Hingga aku yakin kamulah yang terindah
Meski dinginnya sikapmu akan tingkahku
Sedikitpun aku tak peduli

Beri senyumanmu didepanku
Semakin membuatku penasaran
Berharap nanti kau kumiliki
Sampai diujung senja….

Reff:
Maafkanlah sayang bila kau tak berkenan
Mungkin aku hanya lelaki hina
Bermodalkan cinta tulus kesetiaan kepadamu

Back to *

Sebisanya kan kusenangkan kau selalu
Meski hanya dengan sebuah lagu
Lagu tentang cinta
Cintaku padamu saat ini

Back to Reff

No comments:

Post a Comment

Silakan cuap-cuap sepuas hati anda..!!!